Pendampingan Guru Pondok dalam Penyusunan Program Pembiasaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Jambi
Kata Kunci:
pembiasaan akhlak, guru pondok, pendampingan, pesantren, pendidikan karakterAbstrak
Program pembinaan akhlak di pesantren membutuhkan peran guru pondok yang mampu merancang kegiatan pembiasaan secara sistematis dan konsisten. Namun, hasil observasi awal di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Jambi menunjukkan belum adanya dokumen program pembiasaan akhlak yang terstruktur serta variasi penerapan antar guru yang masih berbeda-beda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru pondok dalam menyusun program pembiasaan akhlak serta mendorong perubahan perilaku santri melalui implementasi terbatas. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan dan workshop, pendampingan penyusunan program, serta implementasi dan evaluasi. Sepuluh guru pondok terlibat dalam proses pendampingan selama Oktober–November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai konsep pembiasaan, kemampuan merancang jadwal aktivitas akhlak, serta penggunaan instrumen monitoring perilaku santri. Implementasi terbatas program pembiasaan selama dua minggu menunjukkan perubahan positif pada aspek kedisiplinan, kesopanan, kebersihan, dan interaksi sosial santri. Program ini memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan akhlak di pesantren dan merekomendasikan penerapan program secara berkelanjutan untuk memperkuat pembentukan karakter santri.
Referensi
Aini, Q. (2022). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 15–28.
Fauziah, N., & Rahmawati, S. (2023). Sinergi sekolah dan keluarga dalam pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(2), 101–113.
Hidayati, L. (2022). Pendidikan karakter melalui budaya sekolah: Analisis implementasi kurikulum nasional. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 20(3), 217–228.
Ismawati, R., & Dewi, M. (2023). Penguatan karakter melalui komunikasi efektif antara sekolah dan orangtua. Jurnal Pendidikan Anak Indonesia, 8(1), 55–67.
Lickona, T. (2014). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Nurhayati, T., & Sari, P. (2023). Model kemitraan sekolah–keluarga dalam menumbuhkan akhlak mulia peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(1), 34–47.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Meira Dwi Indah Purnama, Anuar Zega, Saiful Anwar, Bahrul Ilmi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.