GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA MADRASAH DALAM PENINGKATAN DISIPLIN GURU DI MAS RAUDHATUL MUHAJIRIN TANGKIT BARU
Kata Kunci:
gaya kepemimpinan demokratis, kepala madrasah, kedisiplinan guruAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam penerapan gaya kepemimpinan demokratis kepala madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di MAS Raudatul Muhajirin Tangkit Baru. Kepemimpinan dalam lembaga pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk kinerja dan kedisiplinan guru yang secara langsung mempengaruhi mutu pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara terstruktur dengan kepala madrasah dan guru, serta analisis dokumen berupa absensi dan tata tertib madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan prinsip-prinsip demokratis, antara lain mengajak guru berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, terbuka terhadap kritik dan saran, serta memberikan motivasi agar guru patuh terhadap aturan yang berlaku. Guru juga diberi ruang untuk menyampaikanpendapat sehingga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap proses pendidikan. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan transportasi guru, keterlambatan, dan inkonsistensi dalam manajemen waktu. Meskipun demikian, gaya kepemimpinan demokratis terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kedisiplinan guru, yang tercermin dari meningkatnya ketepatan waktu, komitmen terhadap kegiatan madrasah, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan demokratis dapat menjadi model yang relevan untuk memperkuat kedisiplinan guru di lembaga pendidikan Islam.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Lidya Triani, Wilda Fahliza, Roma Doni (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.